Apa Perbedaan Haji Reguler dan Haji Plus?

Melihat dari segi perbedaan antara Haji Reguler dan Haji Plus. Selain lebih cepat masa tunggunya, calon jemaah Haji Plus atau Furoda juga akan menerima kenyamanan lainnya, diantaranya adalah:

  • Fasilitas Penginapan dan Penerbangan

Untuk calon jemaah Haji Plus, penyelenggara akan menyediakan penginapan di hotel bintang 5 yang letaknya berdekatan dengan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi, berbeda dengan calon jemaah Haji Reguler yang disediakan hotel yang telah ditentukan pemerintah dan dibagi sesuai wilayah dan kloter. Jarak tempuh hotel ke Masjidil Haram misalnya, bisa mencapai 3-5 Km.

Penerbangan Haji Plus cukup nyaman tanpa transit, sementara penerbangan haji reguler transit di Jeddah atau Madinah.

  • Waktu Pelaksanaan

Jemaah Haji Reguler akan menempuh waktu sekitar 40 hari dihitung dari waktu keberangkatan sampai pulang ke Tanah Air dan dibagi menjadi dua gelombang, yaitu antara Madinah dan Makkah.

Sedangkan Haji Plus dijalankan dengan lebih cepat dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Arbain di Masjid Nabawi dengan lama pelaksanaan 26 hari dan Non Arbain dengan waktu lebih singkat yaitu 15 sampai 19 hari.

  • Perbedaan Harga

Besarnya biaya naik haji reguler ditentukan oleh Kementerian Agama setiap tahun menjelang keberangkatan dan besarannya akan berbeda-beda untuk setiap embarkasi.

Sebagai contoh gambaran nominal biaya-biaya tersebut:

Biaya naik haji reguler di tahun 2019 rata-rata sebesar US$ 2.481 atau Rp 35,23 juta (kurs Rp 14.200).

Biaya haji plus di tahun 2019 mencapai dua kali lipat lebih besar daripada haji reguler, namun tetap mengikuti penetapan biaya haji plus dari Kementerian Agama yaitu minimal US$ 8.500 atau setara Rp 120 juta (kurs Rp 14.200).

Namun, walaupun terdapat perbedaan seperti ini, perlu diingat bahwa alangkah baiknya jika semua dilakukan dengan niat ibadah Lillahita'ala ya Sahabat Hanna.

Add comment