Menjadikan Halal bagian dari gaya hidup untuk semua orang
Terimakasih telah mendukung Ammana, sehingga kami telah mendapatkan izin menjadi Fintek Peer to Peer Lending No.1 yang berbasis syariah dari Otoritas Jasa Keuangan.

Kami mengajak kamu untuk #BerhasilBersama untuk menumbuhkan ekonomi halal yang bisa kamu nikmati dengan mudah.

Yuk #MulaiMenghasilkan bareng Ammana sekarang! CEO & Founder, Lutfi Adhiansyah
Ammana adalah Fintek Syariah Pertama di Indonesia yang berijin dan diawasi oleh OJK yang hadir untuk mendukung kemajuan para pelaku usaha (UMKM) melalui cara menjembatani para pendana dengan para peminjam. Dalam hal ini para pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha yang halal melalui program pendanaan bersama atau halal crowdfunding. Kami hadir sebagai perusahaan P2P (Peer-to-Peer) lending syariah dengan sistem non direct funding yaitu para pelaku UMKM diwajibkan untuk menjadi anggota dari mitra keuangan syariah mikro yang telah terdaftar di Ammana yang berfungsi sebagai lembaga kurasi kelayakan usaha UMKM

Menerapkan dengan sistem Pembagian Keuntungan dari hasil pendanaan produktif dengan Sistem Murni Bagi Hasil antara pendana dengan mitra lembaga keuangan mikro syariah mitra Ammana (BMT/KSPPS/BPRS/Lembaga Ventura Syariah/Lembaga Keuangan Syariah lainnya). Dasar penentuan bagi hasil dilandaskan pada perbandingan antara proyeksi atau estimasi dengan realisasi dari hasil pendapatan usaha yang diperoleh dari mitra-mitra nasabah (UMKM) yang mendapat pendanaan dari Mitra Lender/Mitra BMT/KSPPS, tentunya setiap pendapatan hasil usaha antar masing-masing sektor usaha memiliki return usaha yang berbeda-beda pula dengan resiko yang juga berbeda

Pola bagi hasil dilakukan secara murni Syariah, karena menghitung hak bagi hasil secara adil dan transparan antara para pelaku UMKM, pendana dan mitra keuangan mikro syariah yang menjadi mitra Amamana (BMT/KSPPS/BPRS/Lembaga Ventura Syariah/Lembaga Keuangan Syariah lainnya).
Our Team

PENDIDIKAN

  • S3 (Doktor), Program Studi Pengkajian Islam, Konsentrasi Syari’ah – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  • S2 (M.A.), Islamic Studies – IAIN Ar-Raniry, Banda Aceh.
  • S1 (Drs) Fakultas Syariah – IAIN Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi.


PENGALAMAN KERJA

  • (2003-sekarang) – Dosen Tetap – Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  • (1994-2003) – Dosen Tetap – Fakultas Syariah IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
  • (2006-sekarang) – Konsultan Islamic Content – PT. Merak Multimedia Falcon Mobile.
  • (2003-2006) – Anggota Tim Redaksi – Berita UIN dan Akhbar al-Jamiah (Arabic Bulletin), UIN Jakarta.
  • (2002-2003) – Anggota Tim Kerja –Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Perguruan Tinggi, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
  • (1997-1999) – Editor – Bulletin Kampus IAIN Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi.
  • (1991-1992) – Tutor Bahasa Arab – Jambi Language Course, Jambi.
Dr. H. Umar Alhaddad, M.Ag.
Ketua Dewan Pengawas Syariah

Akademisi pada STAN (Sekolah Tinggi Akutansi Negara) , Konsultan Hukum , konsultan perbankan syariah, pernah bergabung sebagai Manajemen pada Bank Muamalat, Bank Angkasa, Anggota KEIN (Komisi Ekonomi dan Industri Nasional)

Mohamad Hoessein, SH. MH, CACP
Anggota Dewan Pengawas Syariah

Akademisi pada berbagai Universitas, Penulis buku, Anggota DSN MUI, Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Syariah Bukopin dan Deutsche Bank Indonesia

Ikhwan Abidin Basri, MA, M.Sc
Penasehat Syariah

Pendidikan:

  • S1 Komunikasi – Universitas Islam Antarbangsa Malaysia

Pengalaman kerja:

  • Dirut PT Danasedia Global
  • Direktur Operasional&IT PT. MPI
  • Direktur IT Koperasi Indonesia Berjamaah
  • Managing Director 2 Worlds International CO.LTD(Thailand)
  • Country Director Wahana Ventures SDN.BHD
  • Junior Game Developer Ozura SDN.BHD
Lutfi Adhiansyah
Direktur Utama

Pendidikan:

  • S1 & S2 Manajemen Keuangan dan Perbankan, Fakultas Ekonomi – Universitas Indonesia.

Pengalaman kerja:

  • Microfinance Consultant di International Finance Corporation (IFC) – World Bank Group.
  • Dirut PT. MPI; SVP Business Development Bank Andara.
  • Dept. Head Corporate Planning PT. PNM (Persero).
  • Business Analyst PT. Aplikanusa Lintasarta.
  • Banking application programmer Bank Bali.
Supriyono
Komisaris

Lulusan Universitas Indonesia dari Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Hukum untuk gelar master (S2) serta meraih gelar Doktor dari Universitas Gadjah Mada. Pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Kementerian BUMN , Direksi dan Komisaris diberbagai perusahaan diantaranya Garuda Indonesia, Bank Muamalat,Bank Panin Syariah, PT Permodalan Nasional, Madani dan lain lain. Anggota KEIN (Komite Ekonomi dan Industri Nasional).

Dr. Aries Muftie, SE.,SH.,MH.
Penasehat Senior
Laporan Keuangan
Sejalan dengan himbauan Otoritas Jasa Keuangan di surat nomor S-212/NB.223/2021 tanggal 12 Maret 2021 hal Publikasi Laporan Keuangan Penyelenggara LPMUBTI

Berikut adalah akses untuk laporan keuangan Ammana

Perhatian
1. Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pembiayaan dengan Penerima Pembiayaan, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

2. Risiko pembiayaan atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pembiayaan. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pembiayaan dan/atau Penerima Pembiayaan) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

4. Pemberi Pembiayaan yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pembiayaan, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pembiayaan harus mempertimbangkan tingkat bagi hasil pembiayaan dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pembiayaan.
6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pembiayaan atau Penerima Pembiayaan.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pembiayaan maupun Penerima Pembiayaan (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pembiayaan dan/atau Penerima Pembiayaan.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pembiayaan atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pembiayaan antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pembiayaan, dan/atau Penerima Pembiayaan wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

© 2022 PT Ammana Fintek Syariah